LAHAT | Populinews.com – Seminar Megalitik Kabupaten Lahat Menuju Warisan Dunia UNESCO, secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih. SH. MH di Hotel Santika Lahat, Selasa (9/9/2025). Wabup berpesan, melalui seminar ini diharapkan semua situs megalitik yang ada di Lahat, dapat dilestarikan keberadaanya dan dikembangkan sebagai aset kebudayaan yang mendunia.

Hadir dalam kegiatan, jajaran OPD terkait, Ketua DKL periode 2020-2025 Sapran.S.IP, Ketua DKL periode 2025-2030 Bakrun Setria Dharma,SH, Nara sumber kegiatan seminar masing-masing: Dr.Daud Aris Tanudirjo. MA, Arkeolag UGM Yogyakarta sekaligus Pakar Warisan Dunia dan Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah VI Sumsel Krisnanto Januardi.S.S, Tim Ahli Cagar Budaya Kab.Lahat.

Selain itu hadir juga para juru pemelihara situs megalitik, para Guru IPS/Sejarah SMP, MTs, SMA, SMK, MAN, Mahasiswa Unsela, Mahasiswa STIT dan undangan lainnya.

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih dalam arahannya menyampaikan, Kabupaten Lahat dikenal luas sebagai “Negeri Seribu Megalitik” yang kaya akan peninggalan budaya megalitik.

Situs-situs megalitik yang tersebar di berbagai desa/kelurahan merupakan bukti sejarah, pengetahuan serta indititas yang diwariskan oleh leluhur. Pada tahun 2012 Kabupaten Lahat mendapat rekor MURI pemilik Situs Megitik terbanyak di Indonesia.

”Melalui kesempatan ini saya mengajak kita semua untuk bersama-sama untuk mendukung upaya pelestarian dan pengembangan situs megakitik di Kabupaten Lahat. Dengan semangat gotong royong dsn kebersamaan, kita yakin bahwa impian menjadikan megakitik Lahat sebagai Destinasi Wisata dan menjadi Warisan Dunia UNESCO dapat terwujud,” tutupnya. (lh)

Bagikan :