WONOSOBO | Populinews.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Wonosobo menyerahkan sebanyak 599 penghargaan Donor Darah Sukarela ke-25 kali kepada para pendonor yang telah menunjukkan komitmen kemanusiaan. Penyerahan dilakukan dalam acara resmi di Pendopo Kabupaten Wonosobo, Rabu (3/12/25).

Program tersebut bertujuan memberikan apresiasi kepada para pendonor darah sukarela sekaligus mendorong partisipasi masyarakat untuk menjaga ketersediaan stok darah bagi layanan kesehatan di Wonosobo.

Ketua PMI Wonosobo, Heru Kurniawan N, menyampaikan bahwa dari total 599 pendonor, sebanyak 200 donor darah sukarela hadir secara langsung untuk menerima penghargaan, sementara 399 lainnya akan diantarkan ke rumah donor darah sukarela.

Penghargaan tersebut terdapat empat tingkatan apresiasi bagi pendonor darah sukarela dari 10 kali donor hingga 100 kali yang akan mendapat penghargaan khusus.

“Penghargaan untuk 10 kali donor diberikan oleh BRI Cabang Wonosobo, penghargaan 25 kali donor diserahkan oleh Bupati Wonosobo, penghargaan 50 kali donor diberikan oleh Gubernur Jawa Tengah, dan penghargaan tertinggi bagi pendonor yang mencapai 100 kali donor berupa Satyalancana Kebaktian Sosial (SLKS) yang dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Dalam laporannya, Heru juga menyebutkan bahwa kebutuhan darah di Kabupaten Wonosobo mencapai 20–30 kantong per hari untuk memenuhi permintaan lima rumah sakit. Ia mengapresiasi dedikasi para pendonor setia, termasuk tokoh pendonor seperti Ahmad Ridho yang terus berkontribusi secara rutin.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada para pendonor darah sukarela. Menurutnya, aksi mulia tersebut telah menyelamatkan banyak nyawa tanpa memandang suku, agama, maupun golongan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pendonor. Dedikasi kemanusiaan ini adalah wujud nyata kepedulian yang patut diteladani,” ungkapnya.

Bupati juga menambahkan bahwa donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi kesehatan pendonor.

“Donor darah dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 33 persen dan risiko serangan jantung hingga 88 persen,” jelasnya.

Ia turut mengapresiasi berbagai program kemanusiaan PMI Wonosobo, termasuk pelibatan penyandang disabilitas dan bantuan bagi korban bencana.

Acara penyerahan penghargaan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya donor darah sukarela sekaligus mendorong partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, dalam aksi-aksi kemanusiaan. (sya)

Bagikan :