Pelayanan Posbindu Puskesmas Kertapati Kembali Dibuka dengan Perketat 3M

PALEMBANG | Populinews.com — Setelah sekian lama tak ada aktivitas akibat pandemi COvid-19, kini pelayanan kesahatan gratis pada Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), di Puskesmas Ogan Baru Kertapati Palembang dibuka kembali, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Pantauan populinews, Rabu (4/11/2020), terlihat suasana Puskesmas tidak begitu ramai seperti sebelum pandemi Covid merebak. Hal ini dimungkinkan karena masyarakat masih merasa khawatir untuk datang memeriksa diri.
”Masyarakat sudah diinformasikan Posbindu dibuka kembali. Dan warga yang hendak mengikuti kegiatan Posbindu di wajibkan memakai masker, jaga peserta diatur. Memang suasana agak berbeda dari sebelumnya, kita pun maklum, suasana pandemi masih menjadi ancaman,” ujar Ketua Posbindu Ogan Baru, Kertapati, Rahmat Saleh.
Ia juga mengatakan berbagai pelayanan Posbindu di Puskesmas ini, sama seperti sebelum masa Pandemi. Hanya saja setiap masyarakat yang datang, wajib memakai masker dan menjaga jarak. Bagi yang ada gejala sakit demam, atau suhu tubuhnya tinggi di atas normal, akan dilakukan pemeriksaan Rapid Test.
”Pemeriksaan gratis, warga cukup membawa salinan kartu keluarga dan kartu tanda penduduk,” ujarnya. Posbindu dilaksanakan sekali dalam sebulan. Tujuannya untuk mendeteksi sejak dini penyakit tidak menular.
Adapun kegiatan pelayanan yang dilakukan adalah PTM (Penyakit Tidak Menular) Terintegrasi Kesehatan, meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan dan lingkar perut, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan kesehatan jiwa, pemeriksaan micro Co, pemeriksaan kolesterol dan asam urat serta pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat),
Hasil kegiatan adalah 22 orang yang mendapatkan pelayanan kesehatan, jumlah tekanan darah >140/90 mmhg 7 orang, gula darah sewaktu lebih dari 200 mg/dl 2 org, kholesterol lebih dari 200 gr/dl 3 org, asam urat >7 gr/dl 0 org, SRQ lebih dari Skore 6 2 org, Pemeriksaan micro Co (ditiadakan), pemeriksaan IVA untuk deteksi kanker leher rahim dan Sadanis (periksa payudara klinis) deteksi kanker payudara yang mendapatkan pelayanan 13 orang,
Rahmat juga menghimbau cegah penyakit tidak menular sedini mungkin dengan menerapkan menerapkan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat). Selain itu menerapkan CERDIK (Cek Kesehatan Secara Tratur), Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat yang cukup dan Kelola stress serta bagi penderita penyakit tidak menular.
Dan yang juga penting, jelas Rahmat, adalah menerapkan PATUH yaitu Periksa kesehatan secara rutin dan mengikuti anjuran dari dokter. Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur, Tetap diet dengan gizi seimbang, Upayakan aktivitas fisik dengan aman, Hindari asap rokok, alkohol dan zat karsinogenik lainnya. (dm)
Penulis : Dahri Maulana

