Pemkot Segera bagikan 30 Ribu Paket Sembako dari Budha Tzu Chi untuk Misbar

PALEMBANG | Populinews.com — Pemerintah Kota Palembang, dalam waktu dekat akan menyalurkan 30 Ribu paket sembako bantuan dari Budha Tzu Chi yang masuk melalui Polda Sumsel. Bansos tersebut, akan diberikan kepada Masyarakat Miskin Baru (Misbar), yang sama sekali belum tersentuh bantuan selama pandemi covid-19 berlangsung.
Walikota Palembang, Harnojoyo, mengungkapkan hal itu kepada wartawan di kediaman dinasnya, Kamis (5/8/2021). Ia juga menyebutkan, kota Palembang juga memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, mulai tanggal 3 hingga 9 Agustus mendatang, seperti diinstruksikan oleh presiden Jokowi.
“Ya. Palembang kembali memperpanjang PPKM, untuk ketiga kalinya. Aturannya masih seperti yang kemarin. Operasional mall juga masih tutup, restoran dan rumah makan juga dibatasi, tidak boleh ada yang makan di tempat,” ujarnya.
Dikatakan, selama perpanjangan PPKM Level 4 itulah akan ada bantuan sosial. Salah satunya sudah ada dari Yayasan Budha Tzu Chi ini. “Bantuan ini hanya akan diberikan untuk masyarakat miskin baru (misbar) yang belum menerima bantuan sama sekali, agar tepat sasaran. Kita berharap komunitas lain juga ikut membantu,” ujar Harnojoyo.
Walikota juga terus mengingatkan semua pihak untuk mematuhi penerapan PPKM dan disiplin protokol kesehatan.
“Kita juga mengajak masyarakat untuk ikut vaksinasi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar Harnojoyo.
Terkait bantuan sosial ini, Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Palembang, Ratu Dewa, di tempat terpisah mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan meminta Dinas Sosial dan seluruh RT, Lurah, Camat melakaukan validasi data masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Tujuannya agar bantuan yang masuk ke Pemerintah Kota Palembang dapat segera disalurkan ke masyarakat yang berhak menerima.
“Maksudnya divalidasi agar tidak tumpang tindih dengan bantuan lain yang sudah diterima masyarakat. Sehingga mereka yang belum sama sekali tersentuh akan mendapatkan bantuan segera dari Pemkot, di PPKM Level 4,” kata Dewa memperjelas.
“Menurut arahan walikota, mereka yang menrima bantuan tidak boleh tumpang tindih. Kita akan mengacu mekanisme penyaluran door to door kerjasama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, lurah dan RT,” katanya.
Ia mengingatkan, bagi individu maupun institusi yang ingin membantu masyarakat melalui kecamatan ataupun, kelurahan diharapkan tidak dalam bentuk bantuan uang tunai, namun berupa paket-paket sembako.
“Bantuan ini ada yang sifatnya gotong royong dari pihak ketiga berupa barang. Camat harus berkoordinasi dengan RT dan lurah agar membagikan bantuan ke mereka yang belum pernah menerima,” tutup Ratu Dewa. (dm)
Penulis : Dahri Maulana
