Populinews Online, Natuna- Anggota DPDRI dapil Kepri Bapak Haripinto Thanuwijaya disela kunkernya di Natuna menyempatkan diri untuk melihat keberadaan hewan biota laut langka yang terancam punah ” KIMA’ di kawasan Geosite Alif Stone’ Natuna.Yayasan Pembangunan Kepulauan Natuna (YPKN) bersa para aktifis pecinta lingkungan Natuna menginisiasi gerakan ” Dari Natuna Untuk Dunia, Selamatkan KIMA dari Kepunahan ! https://youtu.be/LgO0SUEDqZs ” Kita harus melindungi KIMA, dan menjaga ekosistim Laut Natuna Utara, Jangan lagi di Kosumsi, akan lebih baik KIMA dilindungi dan dijadikan salah satu obyek wisata unggulan Natuna, untuk itu saya sangat mendukung upaya pelestarian KIMA oleh para aktiifs pecinta lingkungan yang berhimpun di bawah badan hukum Yayasan Pembangunan Kepulauan Natuna (YPKN), maka disore yang cerah ini Saya setuju untuk menjadi ” Bapak Asuh” salah satu penghuni Taman KIMA Natuna, saya berinama kima saya ” ALIF” mudah-mudahan alif bisa terus sehat dan berumur Panjang.” jelas Haripinto 

KIMA Si ” Alif” rupanya sangat senang hingga menhhadiahkan semprotan air yang spontan membesahi pakaian Haripinto.” Hahahahahahaha sia laif tau dia sudah punya Bapak asuh dan menghadiafi semprotan istimewa,” Tambah haripinto seraya tertawa lepas,Dengan demikian Haripnto Tanuwijaya menjadi bapak asuh Pertama, salah satu ” KIMA” yang dselamatkan dari perburuan nelayan, Kima yang diberinama ” ALIF” jika dilihat dari panjang cangkang luarnya yang berukuran kurleb 30 Cm bisa diperkirakan telah berumur kurang lebih 30 tahun.” Selanjutnya anak asuh KIMA si “Alif” ini akan ditempatkan di Palung Konservasi KIMA Natuna di wilayah Taman Nasional Perairan Natuna, pertembuhannya akan dipantau secara berkala dan dijaga dari predator baik heman mauoun manusia yang tidak bertangungjawab.” jelas Cherman aktifis lingkungan yang menjabat sebagi ketua pelaksana Kegiatan ” Pembentukan Taman Konservasi KIMA Natuna.Untuk menjadi Daerah pariwisata,yang bisa mengerakan roda perekonomianm, Salah satu atraksi potensial pariwisata yang bia di Branding untuk Natuna dalah keberadaan ” KIMA ” biota laut langka ynag bisa berumur ratusan tahun penjaga lautan, bersimbiosis dengan ekosistem terumbu karang, “: KIMA” adalah biota molusca bertubuh lunak dan bercangkang yang masuk dalam kelas Bivalvia yang pada umumnya disebut kelompok kerang-kerangan. Kerang ini umumnya hidup di habitat terumbu karang dan berukuran besar serta berumur panjang.

Keberadaan KIMA di wilayah perairan laut Natuna Utara terancam kebiasaan masyarakat setempat ynag engkosumsi, seta adanya perdagangn Ilegal keluar pulau bahkan kelar negeri.  “KIMA ” butuh waktu lama untuk berkembang, rata-rata menurut penelitian kima butuh waktu 1 tahun untuk tumbuh sepanjang 1 CM, sehingga umur KIMA bisa ditentukan dari diameter cangkangluarnya, binatang ynag tidak bisa bergerak leluasa ini biasa hidup menelpel pada gugusan karang atau koral ditepi hinggga lautan dalam. Banyaknya terumbu karang yang rusak memebuat biota laut ini terancam punah. Untuk itu yayasan Pembangunan Kepulauan Natuna (YKPN) mengi isiasi gerakan ” dari natuan untuk Dunia, Selamatkan KIMA dari Kepunanahan ” gerakan ini bersifat sukarela dan mengedepankan gotong royong. Langkah kongrit Gerakan ” DARI NATUNA UNTUK DUNIA, Song ITE SELAMATKAN KIMA DARI KEPUNANAHAN ! ” adalah menyelmatkan MIMA dan membuat Taman Konservasi KIMA di Taman Laut Perairan Natuna.

YKPMN akan menawarkan kepada sejumlah donatur untuk bisa mengadopsi KIMA, Kima ynag diadopsi ini akan ditempatkan di Palung Taman Konservasi Kima Natuna  Dana dari Donatur akan digunakan untuk merelokasi KIMA dari tangkapan Nelayan lokal, maupun merelokasi KIMA dari karang yang Rusak, KIMA ynag dia dopsi aka di beri nama sesuai reques Bapak asuh, dan nama ini akan diabadikan,Donatur atau bapak asuh KIMA nanti akan bisa mengakses perkembangan pertumbuhan KIMA secara berkala dan bisa memeriksa penggunaan daa asuh secara transparan melalui WEB Taman Konservasi Kima Natuna dengan acound privasi. Dengan demikian Taman Konservasi KIMA Natuna bisa menjadi objek wisata unggulan terutama bagi pecinta olahraga bawah air baik berupa snorkling mauoun diving. Gerakan ” Dari Natuna Untuk Dunia, Selamatkan KIMA dari Kepunahan butuh kepdulian para pembaca semua, ! (red)