Palembang | Populinews.com — Kepala Satgas KPBU –AP (Kerja sama Pemerintah Badan Usaha-Availability Payment (KPBU-AP) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR)  Kgs Saiful Anwar meninjau dan cek progres proyek kegiatan preservasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) senilai Rp 982,4 miliar yang dikerjakan PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA).

Adapun lokasi pembangunan jalan tersebut di sisi Timur Jalan Sumatra Selatan di Kota Palembang, yaitu Jalan Srijaya Raya, Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Jalan Letjen H. Alamsyah Ratu Perwiranegara, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Terminal Alang-alang Lebar dan Jalan Sultan Mahmud Badarudin II.

“ Proyek KBPU-AP Sumatera Selatan yang tepatnya ada di Kota Palembang merupakan percontohan di Indonesia, oleh karenanya kita hari ini melakukan pemantauan serta melihat secara detil progres yang ada, dan kita juga ajak KBU lainnya untuk melihat secara langsung disini,” kata Syaiful di sela-sela kegiatannya, jumat (22/07).

Dikatakan Syaiful, bahwa melalui skema KPBU baik swasta maupun pemerintah sama-sama memperoleh keuntungan. Bagi swasta, skema ini tentu lebih menarik karena terdapat kepastian dalam pengembaliannya melalui AP ini. Sedangkan bagi pemerintah, keuntungannya adalah proyek diawasi oleh banyak orang.

 “Kita juga melibatkan Bimtek dalam rangka mengecek secara rinci langsung beberapa komponen yang mendukung pembangunan oleh pihak yang memang kompeten dibidangnya, sehingga apa yang kita harapkan dapat berjalan sesuai standar,” katanya.

Sementara itu ia juga menjelaskan paket pekerjaan KPBU AP Jalintim di Provinsi Sumsel meliputi ruas jalan nasional sepanjang 29,87 Km, jembatan beserta bangunan/struktur pendukung sejumlah 14 unit, dan Fasilitas UPPKB sebanyak 2 unit dengan nilai kontrak 982,4 miliar.

Untuk penanganan jalan nasional sepanjang 29,87 Km tersebut meliputi ruas jalan Srijaya Raya sepanjang 6,30 Km, ruas jalan Mayjen Yusuf Singadekane sepanjang 5,20 Km, ruas jalan Letjen H. Alamsyah Ratu Perwiranegara sepanjang 3,15 Km, ruas jalan Soekarno – Hatta sepanjang 8,32 Km, ruas jalan Akses Terminal Alang-alang Lebar sepanjang 4,00 Km dan ruas jalan Sultan Mahmud Badaruddin II sepanjang 2,90 Km.

Skema KPBU AP tersebut memiliki masa konsesi 15 Tahun di mana 3 tahun masa konstruksi dan 12 tahun masa layanan. Lingkup pekerjaan proyek KPBU-AP meliputi Pembiayaan, RTT, Pelaksanaan Konstruksi, Pengoperasian dan pemeliharaan pada masa konstruksi dan masa layanan, Penyerahan kembali aset jalan dan fasilitas UPPKB di akhir masa kerja sama.

“ Alhamdulillah dari pantauan kita, sejauh ini semua berjalan dengan baik, dan kita harapakan proyek akan berjalan sesuai harapan, “ tutup Syaiful. (red)