Lahat Jelang New Normal, Angka Positif Covid-19 Sudah Nol

49 views

Ananta, ST.MT

LAHAT | Populinews.com — Kabupaten Lahat berhasil menekan angka positif Covid-19 ke titik nol. Namun demikian masih ada sejumah ODP (Orang Dalam Pemamntauan), yang tetap harus menjalani karantina mendiri.

Ketua Pusdalops dalam Tim Gugus tugas percepatan penganganan Covid-19 Kabupaten Lahat, Ananta,ST.MT mengemukakan hal itu Jum’at (26/06). Menurutnya penanganan covid-19 di Kabupaten Lahat sudah dilakukan secara maksimal.

”Walaupun saat ini kasus terkonfirmasi positif covid-19 sudah nol, akan tetapi masih ada ODP yang harus diisolasi mandiri di rumah sehat Batay. Jadi penanganan itu masih harus di lakukan sampai dengan adanya perlakuan new normal,” ujar Ananta.

Dikatakan untuk menuju new normal di Kabupaten Lahat sampai saat ini harus di lakukan sosialisasi terlebih dahulu dan pembukaan fasilitas umum yang sempat di tutup sebelumnya dengan protokol kesehatan.

Di dalam kesiapan new normal gugus tugas penanganan covid-19 ada beberapa bidang yang khusus dalam hal penangan covid-19 yang terus berkoordinasi dengan Dinas kesehatan, bidang pencegahan dan bidang lain dalam hal ini untuk membuka fasilitas-fasilitas umum yang selama ini ditutup seperti masjid, tempat hiburan, tempat wisata.

Di harapkan kepada masyarakat agar tetap waspada karena kita tidak tau sampai kapan pandemi ini akan benar-benar hilang tidak dapat diprediksi dan tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari dan pandemi ini segera benar-benar berakhir.

Langkah awal untuk kesiapan dalam new normal sudah melaksanakan rapat koordinasi bersama dinas kesehatan dan tim gugus tugas bidang lain sejauh mana penerapan new normal dapat di lakukan secepatnya.

“Ada beberapa syarat menuju new normal sudah ada ketetapan dari BNPB yang menyatakan salah satunya dalam Kabupaten Kota kasus terkorfirmasi positif menurun dan RO serta RT dalam masyarakat juga cenderung menurun jadi kondisi di Kabupaten Lahat ini sebetulnya sudah mengarah ke new normal akan tetapi masih butuh persiapan seperti sosialisasi-sosialisasi ke masyarakat dan penggunaan protokol kesehatan yang harus di di terapkan,” urainya. (*) Rochmi

Bagikan :

Posting Terkait