LAHAT | Populinews.com — Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lahat melakukan sosialisasi tentang implementasi tarnsaksi non-tunai tahun 2020, sebagai upaya peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan Keuangan Daerah, Selasa (20/10) di hotel Bukit Serelo Lahat.

Hadir dalam acara ini Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Lahat Meliadi, MM beserta jajaranya,bendahara pengeluaran dari setiap OPD di lingkungan Kabupaten Lahat dan para narasumber yang berasal dari Inspektorat,Bank Sumsel Babel dan Pajak Pratama Lahat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Sahabadi T melalui Kepala Bidang Perbendaharaan BPKAD Lahat Meliadi,MM mengatakan bahwa sosialisasi ini di laksanakan berdasar meneruskan amanah surat dari Inpres 10/2016 mengenai aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi tahun 2016/201717 serta surat edaran Mendagri nomor 910/1867/SJ tentang implementasi transaksi non tunai pada Pemerintah Kabupaten Lahat.dan Instruksi Bupati nomor 01/IMST/BKD/2019 tentang Pelaksanaan transaksi non tunai.

Dilanjutkanya selain dari pada itu reformasi birokrasi pada hakekatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan tata pelaksanaan dan SDM aparatur ASN. Oleh karena itu diambil langkah-langkah yang bersifat mendasar,komprehensif dan sistematik sehingga tujuan dan sasaran yang di tetapkan dapat di capai dengan efektif dan efisien.

Pada tahun ini juga transaksi non tunai akan di lakukan di seluruh satuan kerja di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Lahat.Hal tersebut di tandai dengan di keluarkanya instruksi Bupati tentang pelaksanaan transaksi non tunai sebagai upaya percepatan implementasi,transaksi pembayaran non tunai demi pengelolaan keuangan negara yang taat sesuai dengan perundangan.

Adapun tujuan dari sosialisasi ini untuk menjadikan kebutuhan di era modern di saat ini, meningkatkan transparansi,meningkatkan keamanan,meningkatkan literasi keuangan,meningkatkan kecepatan,meningkatkan akuntabilitas.

“Kami berharap untuk para peserta sosialisasi agar dapat melakukan apa yang di amanatkan oleh peraturan-peraturan yang ada karena untuk Kabupaten Lahat sendiri dari segi pendapatan rata-rata sudah melalui non tunai dan belanja pada pihak ke tiga sudah di terapkan transaksi non tunai,” tutupnya. (*) Rochmi